5

Yes! Move On!

Terkadang aku bingung bagaimana merangkai kalimat yang tepat untuk kata 'move on'. Kata move on sendiri begitu lekat maknanya dengan segera pindah ke lain hati. Entah mungkin karena patah hati, atau mungkin cinta yang tak terbalaskan untuk sepotong hati.

Akan tetapi, beberapa waktu yang lalu aku berhasil menggunakan kata move on dalam kehidupanku. Bukan dalam hal percintaan, melainkan move on dalam keterpurukan mengerjakan Tugas Akhir (TA).

Ya. Aku adalah seorang mahasiswa tingkat akhir (semester 6) jurusan Manajemen Informatika di sebuah kampus swasta di Jakarta. Sebagai calon Ahli Madya, aku harus mengerjakan TA sebagai tugas terakhir selama perkuliahan tiga tahun. 

Untuk mengerjakan TA, kami diberikan waktu enam bulan untuk mempelajari permasalahan dan menyelesaikannya. Kegiatan ini dinamakan magang. Magang tak lagi macam anak perkuliahan, namun sudah bisa dikatakan sebagai 'orang kerja' karena memang tempat magang biasanya adalah sebuah perusahaan.

Berbeda dengan teman-temanku yang magang di perusahaan, aku ditempatkan magang di kampus sendiri. Namun, beban kami sebagai mahasiswa Manajemen Informatika tetap lah sama. Dimana pun tempat kami magang, kami dituntut untuk menghasilkan suatu 'produk' yang memberikan benefit bagi perusahaan/tempat kami magang. Biasanya, produk yang kami hasilkan berupa aplikasi yang dapat membantu proses bisnis perusahaan.

Berhubung aku magang di sebuah institusi pendidikan, tepatnya kampusku sendiri, maka produk yang ku hasilkan adalah aplikasi yang terkait dengan sistem di kampus, yakni aplikasi pendaftaran online calon mahasiswa baru. Proyek ini dikerjakan berdua, aku dan partnerku. 

Empat bulan pertama magang di kampus, aku dan partnerku belum bisa mengerjakan TA. Produk yang akan kami buat pun masih hanya dalam angan-angan. Hal ini dikarenakan empat bulan pertama kami habiskan untuk membantu pekerjaan yang ada di tempatku magang, mulai dari menginstall aplikasi, membetulkan error, dan sebagainya. Waktu kami pun hanya tersisa dua bulan.
aku saat magang
Hingga akhirnya, di pertengahan bulan Mei, kami kelabakan. Seiring berjalannya kami membuat aplikasi pendaftaran online, masalah datang silih berganti. Bahkan, jika ditanya sudah sejauh mana aplikasi itu dibuat, maka jawabnya adalah di ambang kehancuran.

Dimulai dari user yang ternyata masih nyaman dengan sistem yang lama menggunakan Ms. Excel dan tidak terlalu suka perubahan dengan adanya aplikasi ini. Selanjutnya, PIC Project (Project Manager) yang terlalu percaya pada kami sehingga jarang sekali melakukan review dari aplikasi yang kami buat. Ditambah pembimbing perusahaan yang juga jarang menanyakan progress aplikasi kami dan juga pembimbing akademik yang hanya bisa mengasihani kami.

Keadaan seperti itu membuat ku tertekan. Sebagai anak perantauan, rasa rindu untuk pulang ke rumah pun selalu hadir menghiasi hari-hari. Ketika aku benar-benar dalam titik jenuh, aku pun hanya bisa berkata dalam hati, "Ibu, aku ingiiinn pulaanngg. Aku lelaahh."

Akan tetapi, mengingat waktuku yang sempit, tak mungkin aku pulang ke rumah, apalagi jarak antara rumahku dengan kampus cukup jauh, yakni delapan jam perjalanan menggunakan kereta. Mau tak mau pun aku harus segera menyelesaikan tugasku, yakni membuat aplikasi pendaftaran online dan membuat dokumentasi untuk laporan TA. 

Akhirnya, ku putuskan untuk move on dari keterpurukan ini. Jika aku hanya bisa mengeluh, maka pekerjaanku tak kunjung selesai. Selain itu, karena pengerjaan aplikasi dan TA ini berkelompok, maka aku tak boleh mengecewakan partnerku, membebaninya dengan segala keluh kesahku karena ku tahu dia juga merasakan apa yang ku rasakan. Aku harus segera move on.

Hingga aku saat ini. Dua bulan telah berlalu dengan cepat. Apa kabar aplikasi pendaftaran online? Apa kabar TA?

Syukur alhamdulillah, semuanya baik-baik saja. Meski masih revisi, namun segala sesuatunya teratasi dengan baik. Kini kami (aku dan partnerku) tengah menanti Demo Perangkat Lunak (penilaian atas aplikasi yang kami buat) dan menanti pula sidang Tugas Akhir.

Di sisa-sisa waktu ini, kami hanya bisa berdoa. Semoga segala sesuatunya dilancarkan dan dipermudah oleh-Nya. Dan dalam benak kami saat ini, kami bisa lulus sidang TA dengan predikat A dan setelahnya kami bisa pulang kampung dengan tenang. Aamiin ya Alloh :)

Yes! Move On ku berhasil!

5 comments:

  1. wah ternyata calon lulusan D3 ya.
    ajarin bahasa pemrograman dong sob. Bisa di implementasikan di blogspot nggak sob?

    ReplyDelete
  2. Keren....tunggu pengumumannya ya..

    ReplyDelete
  3. aamiinnn..semoga semua bisa berjalan sesuai dengan doa dan harapan...salam sukses selalu dari Makassar :-)

    ReplyDelete
  4. Jadi giveaway itu seperti ini too. Btw ngadain giveaway juga ya kak. Judulnya keren juga "sweet moment"

    ReplyDelete
  5. @HP Yitno: klo dari bahasa pemrograman yang saya pelajari, mungkin yang bisa diimplementasiin di blogspot cuma bahasa PHP. tapi sejauh ini belum pernah nyoba sih.. hehe..^^

    @aida_aie: sipp, terima kasih ^^

    @BlogS Of Hariyanto: aamiin.. aamiin.. terima kasih^^

    @Jos Bloko: iya, ini aku lagi ikutan Giveaway..
    aku juga bikin GA 'Sweet Moment', sok atuh kalo mau ikutan ^^

    ReplyDelete

Terima kasih telah mengunjungi Wamubutabi :)
Silahkan tinggalkan jejak ^^

Powered by Blogger.
Back to Top