53

Hati-hati Penipuan KAZUO!

Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu ketujuh.

Ini pengalamanku yang baru terjadi kemarin (21/05/2013). Semoga kita semua dapat mengambil hikmahnya dan lebih berhati-hati tentunya.
Sore itu, aku bersama temanku Intan, pergi ke ITC Cempaka Mas, Jakarta Pusat, sekedar untuk refreshing dan membeli beberapa keperluan sehari-hari. Sungguh sial kami ini karena kami nyaris menjadi korban penipuan Kazuo.

Awalnya aku dan Intan tengah jalan-jalan mencari kaos warna coklat. Di tengah pencarian kami, tiba-tiba ada SPB (Sales Promotion Boy) yang menghampiri kami dengan sebuah kertas kecil bertuliskan Kupon Kazuo.
“Kakak, pengunjung ITC?”
“Iya.”
“Selamat kak. Kakak dapat souvenir gratis dari toko kami. Tapi kakak bukan karyawan sini kan?”
“Iya, bukan.”
“Ayo kak, ambil souvenirnya di toko kami. Gratis kok. Nggak dipungut biaya apapun”

Nah, aku ama Intan ikut saja si SPB itu. Sebelumnya, kami juga pernah dapat souvenir gratis berupa cairan pembersih laptop waktu jalan-jalan di ITC. Oleh karena itu, (meski sedikit ragu) aku ikuti si SPB dengan tampang melas itu. Namun, aku peringatkan Intan untuk berdoa. Takut dihipnotis.
Toko dengan produk Kazou itu cukup nyempil dan sepi. Kesan pertamaku masuk ke toko mereka, aku merasa masuk ruangan tukang ramal. Aku duduk di sofa berdua sama Intan dan di depanku ada meja kecil yang sepertinya di balik meja kecil itu ada banyak laci tanpa tutup, tempat untuk menaruh berkas-berkas yang diperlukan.

Di awal, kami melakukan percakapan biasa. Disitu kami berkenalan dengan 2 SPB yang lain. Cara ngomong mereka lancar sekali. Tanya asal dari mana, kerja apa, dan berbagai macam pertanyaan basa-basi. Hingga kami berada di pokok pembicaraan yang sesungguhnya.

Salah satu SPB menjelaskan bahwa produk yang mereka jual bermerk KAZUO dan akan dipasarkan di PRJ (Pekan Raya Jakarta). Untuk itu dia memintaku dan Intan melakukan survey, memilih produk mana yang kemungkinan besar diincar oleh para pengunjung. Dia memperlihatkan brosur produk mereka yang tak lagi baru. Disana ada produk-produk, seperti panci, blender, kompor listrik, home teater, AC dorong, dan berbagai macam peralatan elektronik lainnya. Harganya di atas Rp. 5jt semua, tetapi karena aku nggak ngeh harga-harga barang tersebut, maka aku ikuti alur main mereka.

Selanjutnya masuk ke pemilihan hadiah souvenir. Disana ada beberapa amplop. Kami disuruh memilih salah satu amplop. Jika kami beruntung, maka kami akan dapat hadiah gratis tis tis, tanpa dipungut hadiah. Sebelumnya dia menjelaskan jika di amplop kami terdapat barcode, maka kami akan mendapat hadiah tambahan sesuai barcode list yang sudah mereka siapkan. Di barcode list itu ada berbagai hadiah yang menggiurkan.

Aku memilih salah satu amplop. Kemudian menuliskan nama dan nomor hape di amplop tersebut. Setelah dibuka, amplop itu, bertuliskan voucher belanja sebesar Rp 600.000,00 dengan nomer barcode di bawahnya.
“Waahh… beruntung sekali” tukas para SPB, pura-pura memberi selamat kepada kami.
Selanjutnya, para SPB itu mencocokkan nomer barcode yang ada di amplop dengan nomer barcode yang ada di barcode list mereka. Ternyata tidak ada nomer yang cocok. Mereka seakan kebingungan.
“Apa salah cetak ya? Padahal biasanya kalau ada barcode di amplop itu selalu cocok lho!” kata salah satu SPB tanpa merasa bersalah.

Kemudian, salah satu SPB yang lain menelpon pihak pusat untuk konfirmasi ketidakcocokan barcode tersebut. Bla.bla.bla. Orang yang diseberang telpon itu kemudian meminta bicara padaku atau Intan. Akhirnya Intan yang bicara dengan pihak pusat, sementara itu aku diajak ngobrol oleh ketiga SPB itu.
Ternyata, pihak pusat mengabarkan kalau memang benar barcode itu tidak cocok dengan barcode list karena memang hanya 10 orang yang mendapatkan nomer khusus tersebut, dan aku (dan Intan) adalah orang keempat yang beruntung mendapatkannya.

Kenapa beruntung? Karena kami bisa memilih 3 produk gratis dari toko tersebut dan garansi 3 tahun, yang seharusnya kalau pembeli biasa hanya mendapat garansi 1 tahun. Garansinya pun tak tanggung-tanggung, tiap kali rusak langsung bawa ke tokonya dan diganti yang baru.
“Alhamdulillah. Selamat ya? Mimpi apa semalam?” kata SPB.
Aku dan Intan hanya cengar-cengir. Beneran nggak sih ini?

Setelah memilih tiga produk, kami diminta untuk menunjukkan kartu ATM yang memiliki logo VISA, ATM Bersama, debit BCA, maestro. Awalnya aku ragu, namun SPG itu terlihat meyakinkan. Aku mengeluarkan 2 kartu ATM ku dan Intan mengeluarkan 1 ATM. Tiga ATM kini berada di genggaman SPB di depan kami. Dari ketiga ATM itu ternyata, hanya Maestro yang tidak kami miliki. SPB itu kemudian menanyakan ke pihak pusat. Ternyata, kami mendapat hadiah tambahan berupa alat terapi mata.

Permainan berlanjut. SPB kemudian meminta kami menyebutkan jumlah poin yang ada pada masing-masing ATM, dimana 10 poin mewakili Rp 1.000.000,-. Aku bingung antara harus jujur menyebutkan berapa poin yang ku miliki atau aku harus berbohong karena aku takut, jika aku jujur, aku justru ditipu, karena salah satu ATMku berisi tabunganku selama 3 tahun. Akhirnya aku menyebut poin 20 di salah satu ATMku dan ATM yang satunya tak ku sebutkan poinnya karena memang saldonya kurang dari Rp 1jt. Sementara itu Intan meyebutkan poin 10 di ATMnya.

Aku masih belum mengerti permainannya. Mataku tak lepas dari ATM yang ada di genggaman sang SPB. Dalam hatiku, aku berucap kalimat tauhid "LAA ILAHA ILLALLAH", aku meminta pertolongan dari Alloh supaya tidak terjadi apa-apa. Aku memperhatikan tiap gerak-gerik si SPB. Sampai sejauh ini aku masih sadar, belum terhipnotis atau apapun itu.

Selanjutnya SPB menjelaskan, aku dan Intan bisa membawa pulang semua hadiah yang kami dapatkan hari ini secara gratis, dengan syarat kami harus di foto dua kali. Satu kali foto bersama produk hadiah sebagai bukti administrasi. Dan foto satu kali lagi untuk dipasang di kardus produk Kazuo mereka dan juga akan dipasang di majalah mereka selama 6 bulan dengan royalty sebesar Rp 24 juta. 

“Alhamdulillah. Selamat kak. Nanti kakak akan terkenal. Kakak juga dapat royalty. Ntar traktir kami-kami ini ya Kak!” kata para SPB.
Siapa yang tak tergiur dengan uang sebesar itu. Namun, aku merasakan keanehan. Mereka foto kami menyesuaikan jadwal kami.
“Jadi, kakak kami foto. Tapi jadwalnya terserah kakak. Kakak kan mahasiswa pasti sibuk tuh, jadi terserah kakak aja kapan. Kakak tinggal hubungi kami, nanti kami jemput dan kami antar ke hotel xxx”
‘Apa? Hotel?’ seram sekali kataku dalam hati. Aku masih diam, menjaga diri ini tetap sadar diri dan tetap memperhatikan kartu ATM yang masih belum dikembalikan padaku.

Langkah terakhir yang harus kami lakukan adalah membeli salah satu produk mereka dengan potongan harga sesuai voucher Rp. 600.000  yang kami dapatkan tadi. Misalkan beli purifier water seharga 5 juta, maka kami cukup membeli dengan harga Rp. 4,4 juta. Kami juga bisa DP dan sisanya bisa dibayar dari royalty foto yang akan dapatkan. Awalnya, SPB itu menawarkan untuk kami membayar uang sebesar Rp 2jt. Namun, aku merasa keberatan. SPB menurunkan harga menjadi Rp 1jt. Aku masih merasa keberatan. Dan harga terakhir yang ditawarkan adalah Rp. 500.000,-

Aku dan Intan berpikir sejenak. Bagaimana ini? Sehubungan aku dan Intan belum sholat, aku meminta ijin ke SPB untuk sholat terlebih dahulu. Namun, SPB itu mendesak untuk membayar terlebih dahulu, biar nanti dibuatkan surat-suratnya. Aku dan Intan hanya saling melirik.
“Gimana ini?”
“Kabur.” Kata Intan berbisik.
“Serius?”
“Ya.”
“Gimana sayang? Mau cash atau transfer?” kata mas-mas SPB.
“Cash aja mas. Tapi, saya mau ambil uang dulu.” Kata Intan.
“Ya, udah. Di sebelah sana ada ATM. Kakak ambil disana aja. Tasnya ditinggal disini aja kak.” Kata SPB ramah. “Sana anterin mereka berdua ambil uang.” Kata SPB ke temannya.

Aku dan Intan saling lirik. Kami membereskan barang-barang kami. ATM yang sedari tadi digenggam sudah kembali ke tangan kami. Aku dan Intan keluar toko itu dengan diiringi salah satu SPB. Beruntung sekali di dekat ATM itu ada eskalator. Jadi, sebelum aku dan Intan ambil uang, aku setengah lari menuruni eskalator, Intan turun dengan santai, sementara itu mas-mas SPB entah mengejar kami atau tidak.

Hatiku berdebar takut. Aku tak ingin jadi korban penipuan. Bersyukur sekali akhirnya kami bisa selamat sampai rumah (kosan) tercinta, meski dengan hati yang was-was karena kami telah meninggalkan nomor hape dan alamat kosan di toko tersebut.

Sesampainya di kosan, aku googling, mencari tahu seperti apa produk Kazuo itu. Mengejutkan sekali setelah ku ketahui ternyata banyak korban penipuan dari produk tersebut. Baru ku ketikkan penipuan k sudah langsung muncul keyword penipuan kazuo.
Ternyata, penipuan kazuo itu sudah berlangsung lama. Mungkin sudah sejak 2007 dan hingga saat ini masih beroperasi. Banyak sudah yang tertipu jutaan rupiah. Modus yang digunakan sama. Para korban memang mendapatkan hadiah-hadiah itu secara gratis, namun ternyata tanpa sepengetahuan mereka, para SPB telah menggesek kartu ATM mereka dan uang di ATM itu habis tak bersisa.

Aku dan Intan bersyukur sekali karena kami berhasil lolos tanpa kurang suatu apa. Namun, tiba-tiba jantungku langsung ‘deg’ setelah Intan membaca komen terakhir dari salah satu postingan si Korban.
“Kayaknya tadi mas-mas SPB berulang kali memasukkan tangannya di laci terbuka di mejanya. Jangan-jangan disana ada mesin gesek. Apalagi kartu ATM kita tadi dipegang terus bukan?”

Aku kaget setengah mati. Jika benar demikian maka uang tabunganku akan raib begitu saja. Aku panik. Pucat. Dan ingin menangis. Padahal waktu sudah menunjukkan pukul 23.00 WIB. Atas saran temanku, aku diantar Intan cek saldo di ATM terdekat. Syukur Alhamdulillah, uangku masih ada. Masih sebanyak yang ku ingat. 

Kejadian ini benar-benar menjadi pengalaman tersendiri bagiku. Jangan pernah lagi percaya pada hal-hal instan macam itu. Semoga peristiwa ini bisa mengingatkan kita untuk lebih berhati-hati, khususnya saat berbelanja di pusat perbelanjaan. Waspadalah. Waspadalah.

Seandainya saya tidak ngeblog, saya tidak bisa membagikan informasi-informasi penting seperti postingan saya kali ini. ^^

53 comments:

  1. Sekarang itu cari uang dengan cara seperti itu ya. Ingin kaya bukannya usaha tapi dengan cara menipu. Semoga Allah membalas mereka ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Weleh-weleh ada2 aja ya kasus....semoga saling hati-hati.

      Delete
  2. iya, benar sekali. tega sekali orang yang melakukannya.. padahal masih banyak cara halal yang bisa mereka lakukan..
    semoga mereka lekas tobat, kasihan orang-orang yang sudah tertipu :(

    ReplyDelete
  3. memangnya belum ada yang pernah mengambil tindakan? melaporkan kepada polisi misalnya? kasian kan, orang yang sudah tertipu..ckckck

    ReplyDelete
  4. MasyaAllah.. untung tidak terjadi apa2 ya.. suatu pengalaman berharga mba..

    ReplyDelete
    Replies
    1. ,,iaaa ka lienz jga hampirr kena tipuuu sma mrka muka emang kliatan serius bgt iaa kya bneran tp nyatanya mo nipuu

      Delete
  5. bermanfaat infonya, terima kasih sudah berbagi. salam.

    ReplyDelete
  6. @Siti nurjannah: klo ke polisi ga tau deh, tapi seringnya nglapor ke satpam ITC. Katanya sih, pihak ITC cuma sekedar mantau sewa tempat gitu, terserah tempatnya mau buat jualan apa, itu hak penyewa. aku sama Intan pengennya lapor polisi, cuma aku ngga ada bukti, takut dikatain 'omong kosong' doang klo ga ada bukti.

    @Santi Dewi: iya mba, Alloh masih sayang sama saya dan teman saya..

    @TCC Sampit: iya, sama-sama.. biar ga kejadian di orang lain.. kasian klo sampai ketipu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba,mnta Nmr kontaknya.Sya Mau ikut uk kazuo

      Delete
  7. waaah emang kalau di mall banyak banget tuh mas-mas atau mbak-mbak yang sering bersikap ramah sambil mengiming-imingi menang undian apalah..inilah..itulah..

    untung aja nggak kenapa-napa ya mbak.. >.<

    ReplyDelete
  8. ikut deg"an jga mb ,,,,
    untung g da pa",,,,,

    ReplyDelete
  9. LOL... persis sama kayak yang saya alamin nih. Kayaknya target market mereka juga pindah2 biar gak gampang dilacak pihak berwajib... :D

    Kalo saya sejak SPB/SPG nya mulai telpon pusat, saya langsung damprat aja mereka... Mana ada jualan or promo dikit2 telpon pusat, emangnya mereka gak pake pelatihan dulu sebelum terjun ke lapangan... :v

    ReplyDelete
  10. makasih sudah berbagi info mbak,,
    untung ga jd korban ya mbak

    ReplyDelete
  11. serem ya ...
    pantesan mereka profesional sekali (maksudnya banyak banget syaratnya, ini-itu dan gak langsung ngasih hadiahnya) la wong udah dari 2007. >.<

    syukurlah kamu dan temanmu selamat. tabungan utuh. semoga bisa lebih hati2 lagi ya. terima kasih sudah bagi kisah. he-eh, kalau tidak ngeblog, kamu gak bisa berbagi kisah ^^ lewat catatan facebook bisa sih, tapi kan kurang meluas :)

    salam manis,
    arga litha

    ReplyDelete
  12. Informatif banget.... tapi kok terkesan legal begitu ya... secara operasix di mall.

    ReplyDelete
  13. dimall2 di jakarta-bekasi-depok dan kota2 lain sudah banyak sistem penjualan dng cara seperti itu....dng cara menipu & meyakinkan calon mangsa pengunjung mall. sebenarnya mudah menandakn mereka, jika ada sales pria/wanita nyodorin souvenir apapun gratis ( pembersih kaca/ gantungan kunci atu dll) itu udah pasti akan diajak ke toko mereka & di kerjain sampai uang anda yg di dompet jebol & yg di atm ludess... pasti apapun alasanya. meskipun triknya mau diputar seperti apa ujung2nya tetap sama... beli barang rongsokan dng harga gila2an. kl cuma dp cuma bawa surat doank! wkwkwkk hati2 om, mbak.... mending kasih jari tengah aja kl mereka nyamperin mau ngasih souvenir gratis.

    ReplyDelete
  14. saya pernah bertemu dg mereka, mirip sekali dg modus ini.
    dapat hadiah banyak tapi dg syarat membeli barang2 yg harganya jutaan.Pengalaman pertama sy saat sy belanja di salah satu mall di depok.Dan dari sini sy langsung tdk tergiur lg jika bertemu mereka.
    Semoga tmn2 tdk menjadi korbannya ya...

    ReplyDelete
  15. Wah.. Ternyata banyak yang jadi korbannya ya, aku juga tadi malam sekitar jam 7.30 dibujuk kyk gt di mall season city, modusnya sama dgn yg tmn2 alami. Sebenarnya aku juga sudah curiga kenapa mereka kasih hadiah secara cuma2 dan aku juga blak2an k masnya, jangan2 ini penipuan, karena aku ga prcya, so mereka minta aku ngmg sm manager mereka, dan ternyata kecurigaan ku semakin besar, saat mereka maksa aku beli produk mereka dan saat aku menolak mereka menjadi kasar dan marah2, saat itu juga aku langsung ambil atm ku yg dipegang mereka, mereka sebelumnya pinjam atm ku untuk lihat logo dibelakangnya. Kemudian, aku minta keluar sebentar untuk temui tmn2 ku yang sedang d lantai 1. Akhirnya stlh ku crt ke tmn ku, ternyata tmn ku juga pernah hampir ditipu dengan modus yg sama, so langsung deh aku blak2an ngmg ke penipu itu kalau aku menolak bujukan mereka dan akhirnya si penipu itu marah2 krn ga dpt umpan mereka.

    So, bt tmn2 yg blm prn dibujuk seperti itu, tolong hati2 dan juga untuk tmn2 yg uda sempat ditipu dan lost ur money, kalau mmg masih bisa perjuangkan uang itu kembali, ya perjuakanlah.. dan kalau mmg sudah tdk bisa direlakan saja, Tuhan bakal gantikan berlipat2 :) dan juga tetap berhati2 serta sll berdoa saat kita mau ke luar dari pintu rumah kita :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga habis kena kak di Season City di Blok C GF2 no 28..tolong bantu saya kak..perjuangin agar uang saya kembali

      Delete
  16. sekarang juga terjadi penipuan yang sama,.posisi mereka di PRJ blok B3 dengan nama yg lain tetapi trik dan modus nya adalah sama....
    saya habis kena dsana, daN AKAN menuntut mereka kalau ada yg kena dan mau ikut ayo kita bareng...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pak Herman,kontak anda brpa ya.Sya Mau jga nich bhas msalah ini,Sya stevanus

      Delete
  17. Ayo kita sama2 damprat mereka hari ini tgl 20-06-13 saya kena juga di itc cpmk mas 500.000 sama temenku modusnya sama memaksa untung di atmku cuma ada 1jt nih kalau mau gabung contack ane 085781242925

    ReplyDelete
  18. ,wah memang apes td malem,niat refresing smbil ngabuburit mlah kena jebakan kazuo 300 ribu bersama 3 temanku,smoga allah membalas perbuatany,dan hati2 buat tmen2 yg blum tau ya,aku kena di itc cempaka mas.waspadalah teman.

    ReplyDelete
  19. wah, ternyata masih banyak yang kena yah :(
    ayo sebarluaskan keberadaan kazuo ke temen2, saudara, dan sebagainya,
    biar pada waspada kalau sedang berbelanja di pusat berbelanjaan..

    saya turut bersedih bagi teman2 yang udah jadi korban.. semoga mendapat gantinya yang lebih baik :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ak juga kena kemaren malam, Skr mrk ada d hartono mall Surakarta.

      Delete
  20. aaaa kaka, dulu aku pernah ini ketipu :'(
    beruntung banget bisa kabur, bagus kaka untung kabur hehe

    ReplyDelete
  21. Intinya kita harus waspada.. Sekarang kalau ada yg janggal mending tinggal pergi aja jgn diladenin hare gene mana ada yg gratis ujug2 nawarin yg macem2 tanpa kita usaha dl kita tiba2 dpt undian hanya orang2 yg maruk dan lemah alias tidak tegas tidak berani berkata tidak yg bakal kejebak

    ReplyDelete
  22. Teman Dekat Aku kena mba.. Malahan Smelem, D Iming2 in. Membeli Prodak Elektronik.. Mereka Lagi Buka Stand CBD Cileduk, Tangerang. SAya Lagi Urus. Mudah2 han bisaa..

    ReplyDelete
  23. hiks..hiks... aku ketipu..., sekarang mereka ada di Duri-Riau

    ReplyDelete
  24. kalau mau urus . gak usah sampai ke polisi

    saya juga pernah tertipu beginian Rp 5.940.000 , untung nya kembali lagi dengan potongan 500.000. cukup lapor ke security yg jaga di mall nya . ngomong sama kepala security nya . samperin ramai2 .( harus pintar berdebat tapi , jangan di geretak dikit langsung takut ) hehehe

    ReplyDelete
  25. Gw juga ngalamin barusan. Sebelum prtama kali masuk keruangan kecil nya mereka, gw udh kabur duluan dong

    ReplyDelete
  26. Wah persis sama akhirnya saya bilang tidak menerima langsung pulang

    ReplyDelete
  27. Aku jg kena tipu tadi,heranya kok penipuan terang2an seperti itu bisa berjalan dng aman,apakah tidak ada orang bertindak dan menindaklanjuti hal seperti itu supaya tidak ada lg penipuan semacam itu...

    ReplyDelete
  28. sama aq juga kena tipu...1jt hanyut dech kaya air..hehe..tp ane dah pake.surat kesepakatan dan pelusan d atas materai...bisa gak kl saya nuntut mereka kl udah pake materai...kl ada kasus.yg sama tlng kita bareng labrak mereka dan aq siap.bawa polisi buat orang" seperti mereka...

    ReplyDelete
  29. Saya kemarin kena di season city nama tokonya KZ-IND minimalist lifestyle ada di lantai GF2 blok c 28 no.2
    Saya kena tipu 900rb tapi yg di balikin cuma 600rb dengan alasan potongan yg gak jelas. Kasihan korban lain yg belum tahu kalau penipuan ini terus dibiarin..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kak saya juga barusan kena tipu di situ kau..nama toko nya sama..tolong bantu saya kak agar uang saya kembali..no hp saya 081333356607

      Delete
    2. Kak yul..saya juga kena modus penipuan yg sama kaya kakak..tolong bantu saya untuk mendapatkan uang saya kembali kak..ini no telp saya 081333356607

      Delete
  30. Hadeeehhhh ternyata bnyk juga yg jadi korban.. Saya tadi mlm hmpir kna tipu juga di Season City.. Alhamdulillah msh bs brpkir jernih,,untuk googling terlbh dhulu.. Alangkah kagetnya saya ternyata sdh byk jg yg kena tipu.. Akhirnya saya langsung KABOOOOOOOOOORRRRRRRRRRR...!!!!!! Bodo amat dg iming" bpnus barang rongsokan yg harganya slangit..

    ReplyDelete
  31. saya juga sama semalam di season city tokonya sama percis seperti yang disebutkan ka yulyati, awalnya saya gamau tapi tetep dipaksa terus akhirnya dapet kupon potongan belanja 500.000 terus di barcode nya dapet mega deal (yang ga ada keterangannya) terus waktu mau ditelfonin ke pusat, saya bilang gausah. udah bersyukur dapet segini aja,saya gamau karna udah berasa penipuannya. saya mikir penipuan karna mereka langsung sebut utk dapet hadiah mega deal itu saya harus bayar adm 100.000. saya langsung buru2 pergi. sebelum saya ada perempuan juga tapi sepertinya dia udah kena, karna saya liat dia mengeluarkan uang 100.000 terus pergi gitu aja (entah kenapa karna saya diajak ngobrol sama spb nya) pas ngobrol ke saya spb itu bilangnya, perempuan tadi marah2 karnna ga dapet undian. alhamdulillah masih dilindungi

    ReplyDelete
  32. Yah berati barusan saya kena dong di itc permata hijau 350 rb ludes bukan keizo tapi peizo

    ReplyDelete
  33. Bukan kazuo tp peizo orang orang kaya gitu mah gak berkah hidup nya semoga jadi pelajaran berharga ya orang orang skrg lagi ada di itc permata hijau lantair dasa

    ReplyDelete
  34. Yaallah aku udah transfer dan aku hilang 4 juta

    ReplyDelete
  35. Sy jg pernah kena 2,6 jt, KAZUO juga fi Hartono Mall Solo, enaknya diapain ne mereka???

    ReplyDelete
  36. Ada yang balik gak tuh uang nya ?
    soalnya kekasih ane kena tipu beginian juga , tapi dia di Permata Hijau. Lucky Draw gitu (PIEZZO,CROST8) . kira kira solusinya gimana ya bagusnya .

    ReplyDelete
  37. Njir gua kena tipu 45ribu , asli kayak gua tuh ga sadar ngeluarin duit segampang itu

    ReplyDelete
  38. Cwo ane jg kena 1 250 000 di itc PH ,,kira2 bisa blik gak itu uangnya,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga baru kena 300 ribu tadi siang ., menurut aku kita harus lapor ke pihak menejemn yang menyewakan nya dan kalw pihak menejemen tidak menanggapi kita mending langsung kita ke kepolisian ., walau pun uang 300 ribu doang tapi niat aku pengen bantu yang belum kena tipu ., nanti kalw di biarkan nambah banyak korban ., kalw tidak kita yang bertindak siapa lagi .,, saya boleh minta contect yang pernah ketipu di itc tidak buat nambah barang buktibsemakin kuat ., ini WA saya 082282935007

      Delete

Terima kasih telah mengunjungi Wamubutabi :)
Silahkan tinggalkan jejak ^^

Powered by Blogger.
Back to Top