0

OTRS: System Configuration

OTRS config files
Semua file konfigurasi OTRS disimpan di direktori Kernel dan subdirektorinya. Tak perlu mengubah secara manual file apapun selain Kernel/Config.pm karena file yang lain akan berubah ketika sistem di-upgrade. Untuk melakukan konfigurasi, cukup salin parameter konfigurasi dari file lain ke Kernel/Config.pm dan ubah sesuai dengan kebutuhan. Selama proses upgrade, file ini tidak berubah sehingga pengaturan secara manual akan aman.
File Kernel/Config/Defaults.pm berisi parameter framework pusat OTRS yang mendefinisikan semua pengaturan dasar seperti konfigurasi email, koneksi database, default charset, dan bahasa standar. File Kernel/Config/Files/Ticket.pm berisi semua parameter konfigurasi untuk sistem trouble ticket.
Dalam direktori Kernel/Config/Files ada beberapa file lain yang diurai ketika halaman login OTRS diakses. Jika aplikasi tambahan seperti FAQ dan File Manager diinstal, file konfigurasi untuk aplikasi tambahan tersebut dapat ditemukan.
Jika interface web OTRS diakses, maka semua file .xml di direktori Kernel/Config/Files akan diurai sesuai urutan abjad, pengaturan framework pusat dan aplikasi tambahan akan dimuat (load). Setelah itu pengaturan pada dua file di Kernel/Config/Files/ZZZAAuto.pm dan Kernel/Config/Files/ZZZAuto.pm akan dievaluasi. Kedua file digunakan oleh interface grafis untuk konfigurasi sistem dan tidak boleh diubah secara manual. Terakhir, file Kernel/Config.pm yang berisi pengaturan pribadi dan parameter konfigurasi yang diubah secara manual akan diurai. Dengan membaca file konfigurasi dalam urutan ini, akan dipastikan bahwa pengaturan konfigurasi khusus digunakan oleh sistem.

Konfigurasi Sistem melalui Interface Web
Sejak OTRS 2.0, hampir semua parameter konfigurasi dari framework pusat atau aplikasi tambahan yang diinstal dapat diubah dengan mudah melalui interface grafis untuk konfigurasi sistem. Login sebagai administrator OTRS dan ikuti link SysConfig pada halaman Admin untuk menjalankan alat konfigurasi baru.
Saat ini OTRS memiliki lebih dari 600 parameter konfigurasi dan ada berbagai cara untuk mengakses satu parameter tertentu dengan cepat. Dengan pencarian teks secara lengkap, semua parameter konfigurasi dapat dipindai untuk satu atau lebih kata kunci (keyword).  Pencarian teks secara lengkap bukan hanya pencarian melalui nama-nama parameter konfigurasi saja, namun juga melalui deskripsi dari parameter. Hal ini memungkinkan sebuah elemen dapat ditemukan dengan mudah bahkan jika namanya tidak diketahui.
Selain itu, semua parameter konfigurasi diurutkan dalam grup dan subgroup. Grup mewakili aplikasi yang parameter konfigurasi mengarah padanya, misal: “Framework” untuk Framework pusat OTRS, “Ticket” untuk sistem tiket, “FAQ” untuk sistem FAQ, dan sebagainya. Subgrup dapat diakses jika aplikasi tersebut dipilih dari daftar gurp dan tombol “Select grup” ditekan.
Setiap parameter konfigurasi dapat diaktifkan atau dinonaktifkan melalui checkbox. Jika parameter dinonaktifkan, sistem akan mengabaikan parameter tersebut dan menggunakan default. Hal ini memungkinkan untuk mengganti parameter konfigurasi yang diubah kembali ke default sistem menggunakan link Reset. Tombol Update akan mengganti semua perubahan pada parameter konfigurasi sistem.
Jika ingin menyimpan semua perubahan yang dibuat pada konfigurasi sistem, misalnya pengaturan instalasi baru dengan cepat, gunakan tombol “Export Settings” yang akan membuat sebuah file .pm. Untuk mengembalikan ke pengaturan pribadi, cukup tekan tombol “Import settings” dan pilih file .pm yang sudah dibuat sebelumnya.
Catatan:
Untuk alasan keamanan, parameter konfigurasi untuk koneksi database tidak dapat diubah di SysConfig. Parameter ini harus diatur secara manual di Kernel/Config.pm



~ Semoga Bermanfaat ~

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih telah mengunjungi Wamubutabi :)
Silahkan tinggalkan jejak ^^

Powered by Blogger.
Back to Top