0

[Review] Sukina Hito ga Iru Koto - A Girl & Three Sweethearts


Setelah dipasangkan di film Heroin Shikkaku, kini Yamazaki Kento dipertemukan kembali dengan Mirei Kiritani di drama Sukina Hito ga Iru Koto. Drama ini dikemas cantik dengan alur cerita yang menarik ditambah Shuhei Nomura dan Shohei  Miura yang juga memainkan peran utama.

cover
0

Secuil tentang Ibuk

"Besok kalau Ibuk udah sampai sana, ga usah SMS-an atau telponan. Ibuk mau fokus ibadah. Jadi, kalau nggak ada kabar apa-apa, berarti disana baik-baik saja." Begitulah pesan Ibuk kepada anak-anaknya saat mengantar Ibuk ke kantor bupati, bertemu rombongan kelompok haji.
"Halah, kayak biasanya enggak aja." Begitulah tanggapan Mbak.
"Ya emang kayak gitu kok. Kabarin yang penting-penting aja. Kalau ga perlu balasan, ya ga usah dijawab." Ibuk menjelaskan.

Demikianlah komunikasi yang terjadi di dalam keluargaku. Berbeda dengan hubungan ibu dan anak pada umumnya, aku jarang berkirim pesan ke ibuku. Telpon pun jika ada perlunya saja. Toh kalaupun aku kirim SMS, pasti balasannya biasa saja dan seperlunya.

Begitu Ibuk (bersama Bapak dan Mbah) tiba di tanah suci, Ibuku tak langsung memberi kabar. Baru setelah selesai umrah wajib, ibuku mengabari bahwa semuanya sehat.
0

Tentang Kesedihan

Sedih ya rasanya ketika kamu berada di lingkungan yang orang-orangnya sudah menikah sementara kamu adalah satu dari sedikit dari orang-orang belum menikah, entah itu karena belum dilamar pacar atau memang belum punya pasangan. Rasanya kesal ketika ditanya "kapan nikah?"atau celetukan "kamu kapan? Keburu diselip si X nih."
Tetapi kemudian aku menyadari bahwa kesedihan itu bukan hanya milik mereka yang ditanya 'kapan nikah'. Mereka yang sudah menikah pun pasti ada masalah yang membuat mereka bersedih, satu diantaranya adalah kehadiran si buah hati yang tak kunjung datang.
0

Berkunjung ke Karawang

Ini bukan pertama kalinya aku pergi ke Karawang. Namun, jika biasanya aku ke Karawang untuk urusan kerjaan yang ada di kantor cabang sana, maka kali ini aku berkunjung ke rumah teman.

Temanku ini baru saja melahirkan anak pertamanya 19 Agustus bulan lalu. Sebenarnya aku ingin mengunjungi temanku ini di Serang, kampung halamannya. Tapi ternyata, dia sudah kembali ke kota dimana ia dan suaminya tinggal, Karawang.
0

MI 2010 Family : Kapan Giliranmu?

Masih hadir dalam ingatan bagaimana kita setiap hari bertemu, berseragam biru, menjalani hari - hari di kampus, Polman Astra. Rasanya baru kemarin kita berkeluh kesah tentang suasana tempat kita magang, disusul dengan tugas akhir dan sidang yang menegangkan.

Tak lama dari itu, kita bersama-sama di Gedung Puri Ardhya Garini (Halim, Jakarta Timur), melaksanakan seremonial wisuda, merayakan hari kelulusan kita. Bahagia rasanya bisa bersama-sama hingga akhir.

Kita pun menemukan jalan kita masing-masing. Bertemu dan berkawan dengan orang baru di tempat kita bekerja. 

Lama tak ada kabar, undangan pun datang satu per satu. Masing-masing dari kita telah berani melangkah untuk kehidupan selanjutnya, yaitu pernikahan.
0

[Review] Good Morning Call

Salah satu daya tarik dorama Jepang adalah durasi singkat per episode dan jumlah episodenya yang tak teralu banyak. Rata-rata dorama Jepang berhenti di episode ke-10. Ketika cerita belum sepenuhnya selesai, biasanya akan dilanjutkan dengan season dua yang akan melanjutkan kisah di season sebelumnnya. Jarang sekali dorama Jepang memiliki lebih dari 20 episode. Cerita yang terlalu panjang di satu judul dorama akan terasa membosankan. Begitulah yang ku rasakan.

Sama halnya ketika menonton dorama berjudul Good Morning Call yang berjumlah 17 episode. tsukareta~
cover

Boarding Pass Kereta Api

Beberapa waktu yang lalu ada yang tanya padaku "mia, emang tiket kereta api bisanya dicetak H-12jam dari tanggal keberangkatan ya?"
"Haa? Masak sih? Kemaren pas aku pulang tanggal 11 Juli, tiketnya aku cetak di bulan Mei." kataku.

Di lain hari, aku bertanya pada temanku yang orang tuanya akan bepergian menggunakan kereta, "Mbak, kemarin bisa cetak tiket di stasiun Bekasi?"
"Enggak bisa. Harus di stasiun keberangkatan."
"Haa? Masak sih?"

Hmm. Sepertinya aku ketinggalan info seputar per-kereta-api-an. Aku pun mencari tahu dengan menghubungi customer service PT. KAI di 121. Info yang ku dapat, per 26 Juli 2016 sudah diberlakukan Boarding Pass untuk kereta api. 

Korban Sinetron

Memasuki tahun ke-3 aku bekerja, baru kali ini aku melakukan perjalanan dinas ke luar kota. Jika dilihat dari jabatan yang aku pegang, aku memang tidak ada kepentingan untuk melakukan perjalanan dinas. Namun, berhubung aku masih masuk di Dept. Marketing, maka tak ada salahnya jika sekali-sekali aku mengajukan SPD (Surat Perjalanan Dinas). Kali ini aku dapat jatah ke Pontianak untuk menghadiri acara Partshop Gathering. Dan untuk tujuan itu, aku pun ijin ke ibu kos untuk meninggalkan rumah selama 3 hari.

(I: Ibu kos ; A: Aku)

I : "Mia ke Kalimantan kapan?"
A: "Besok pagi Bu. Berangkat jam 04.30"
I: "Sendiri atau ada temen?"
A: "Berdua sama temen Bu. Nanti ketemuan di Bandara."
I: "Cewek? Cowok?"
A: "Cowok."
I: "Pulang pulang jadi pacarnya ya ntar? Hehe"
A: -_____-" (korban sinetron nih si Ibu) Enggak Bu, orang udah nikah kok dia. Saya juga dateng ke nikahannya pas di Solo."
I: "Owh kirain hehehe"
2

Perempuan Pemberani

Dulu waktu SMA, aku punya teman bernama Ika. Kami bertetangga desa. Aku di Desa Kebonsari, dia di Desa Banjarsari. Desa kami bersebelahan. 

Ika tidak tinggal bersama kedua orang tuanya. Ia lebih memilih tinggal bersama Budhenya, sementara orang tuanya kerja di Serang, Banten. Meski demikian, Ika sering mengunjungi orang tuanya ke Serang.

"Kamu kalau ke / dari Serang naik apa?" tanyaku di suatu hari.
"Kadang naik kereta, kadang naik bus." jawab Ika.
"Sama siapa?" tanyaku lagi.
"Sendiri."

0

[Review] Ihou Keisatsu - Dias Police

Pernah nggak sih nonton film / drama hanya karena aktor atau aktris yang kita idolakan berperan di film tersebut? Dan ujung-ujungnya nyesel karena ceritanya tidak sesuai yang kita harapkan.

Aku pernah. Adalah Shota Matsuda yang membuatku menonton aktingnya di dorama yang berjudul Dias Police. Sebenarnya dari genrenya, sudah ketahuan dorama ini bakal seperti apa. Action, Drama, Life, Manga, Thriller. Sudah terbayang bukan? Pasti tidak ada adegan romantis yang dapat dilihat. Tapi aku tetap menonton episode per episode demi melihat Shota Matsuda.
cover
Berikut sinopsis dorama yang diambil dari Filmku.net:
Powered by Blogger.
Back to Top