Jajanan Khas Lampung

Memiliki saudara yang jauh di luar kota itu terkadang membuat kita merasa begitu merindukannya, mengharap kedatangannya saat liburan tiba, menanti kabar gembira yang datang darinya, dan sebagainya. Hal ini tentu saja akan berbeda jika kita sering dikunjungi saudara tiap minggunya. Rupanya jarak yang jauh mampu meningkatkan rasa memiliki antarkeluarga.
Selain itu, ada hal yang menyenangkan ketika kita dikunjungi saudara yang jauh. Apakah itu? Oleh-oleh. Ya, di balik kebahagian bertemu keluarga atau sanak saudara, tak bisa dipungkiri jika kita menginginkannya, oleh-oleh. Dan entah mengapa, setiap dari mereka berusaha mencarikan oleh-oleh yang khas dari kota dimana mereka tinggal. Misalnya, seseorang yang tinggal di Yogyakarta, maka bakpia pathuk lah yang ditunggu-tunggu. Seseorang yang tinggal di Bali, maka yang dinanti adalah kacang disko. Dan dari sekian makanan (oleh-oleh) khas masing-masing kota di Indonesia, aku selalu menanti kedatangan pamanku (oleh-oleh) dari Lampung. Apakah oleh-oleh yang dibawanya? Jeng..jeng..jeng..
Keripik Pisang Khas Lampung....
Keripik pisang
Keripik ini terbuat dari pisang kepok. Sebenarnya keripik pisang ini sama seperti keripik yang dijual di pasaran. Tapi, jika keripik pisang yang ada di pasar hanya mempunyai satu rasa yaitu 'gurih' (asin), maka keripik pisang khas lampung memiliki berbagai macam rasa. Ada rasa melon, strawberry, dan ada juga rasa keju. Rasa coklat pun ada. Rasa Moka juga tak ketinggalan. Sekali merasakan gurihnya keripik pisang 'berasa' ini, maka mulut kita serasa tak bisa berhenti tuk mengunyah sebelum satu bungkus keripik pisang itu habis. Benar-benar jajanan yang selalu dirindukan.
Keripik pisang dalam kemasan
Di samping keripik pisang aneka rasa, pamanku juga sering membawakan Kerupuk Kemplang. Kerupuk ini terbuat dari ikan tenggiri/belida. Rasanya pun sangat gurih. Kerupuk ini tidak digoreng dengan minyak, melainkan dipanggang, sehingga dapat dikatakan jajanan ini sehat. Kerupuk ini juga bisa digoreng di atas bara api sampai mekar. Makan kerupuk kemplang kurang lengkap tanpa sambalnya yang pedas. Bagi yang belum pernah mencoba, agaknya perlu untuk sesekali mencicipi rasa dari kerupuk kemplang ini. 
Kerupuk kemplang
Rasanya ada yang kurang jika aku hanya makan oleh-oleh(keripik pisang dan kerupuk kemplang) yang dibawakan paman. Ingin rasanya suatu saat nanti bisa mengunjungi paman yang ada di Lampung sehingga aku lah yang akan datang membawakan oleh-oleh khas Lampung untuk saudara dan teman-teman yang ada di Jawa. ^^

1 comment:

Terima kasih telah mengunjungi Wamubutabi :)
Silahkan tinggalkan jejak ^^

Powered by Blogger.
Back to Top