0

Rotasi Tempat Duduk

Lama aku tak melakukan aktivitas ini. Blogging. Rasanya rindu sekali tak bisa menorehkan satu dua kalimat disini. 

Dan malam ini, meski aku niatkan untuk mengerjakan tugas kuliah karena besok aku akan pergi ke Subang, aku ingin melepas rinduku pada ngeblog.

Bulan Maret ini rasanya...phuh... melelahkan. Waktuku banyak terkuras habis sehingga aku kehilangan waktu untuk ngeblog. Untuk itu aku minta maaf, khususnya yang sudah ikutan GA : Ketika Kami Berbicara, mohon maaf karena daftar peserta belum terupdate dan aku masih belum bisa berkunjung ke blog kalian masing-masing. 
Just info: GA ditutup tanggal 31 Maret 2014 dan akan diumumkan sesegera mungkin yaa :)

*** 

Aku bekerja di ruangan di lantai 2 sebuah perusahaan yang menjual Sparepart. Beberapa waktu yang lalu, kurang lebih satu - dua bulan yang lalu, ruangan tempatku bekerja, tengah direnovasi. Kemarin, ya baru kemaren, renovasi itu sebagian besar telah selesai. Dan hari ini, aku mendapat info untuk reshuffle tempat duduk. Rotasi.

Sebuah kertas tertempel di dinding informasi. Perlahan ku cari inisial namaku. ZHA. Ku pastikan itu adalah aku karena ku rasa ada yang memiliki inisial yang sama denganku. 
Tahukah kamu cara menentukan inisial ini? Inisial tersebut ada 3 huruf. Huruf pertama adalah huruf pertama di nama depanmu. Huruf kedua dan ketiga adalah huruf kedua dan ketiga di nama depanku.

Coba tengok namamu.
Zaitun Hakimiah --> ZHA

Kembali ke pencarian di denah tempat duduk yang baru.
ZHA berada di depan AVE, serong dengan AKU, dan bersebelahan dengan TWI.

Siapa pula mereka?
AVE: Andi Venesia (kepala warehouse)
AKU: Adit Kurniawan (dealer development)
TWI: Thomas Wijanarko (training)

Lho? Dimana Marketing Area? Mengapa aku terpisah dengan mereka? Dimana EAD, AFE, HNA, DSU, AVL, DHA. Ahh... aku pusing dengan inisial-inisial itu. Dan dibantu Mas Erlangga (EAD), ku tahu posisi mereka.

Dan entah mengapa malam ini, aku mendadak melow. Belum dimulai rotasi tempat duduk ini, namun aku sudah merindukan formasi yang lama.
Satu hal yang mungkin ku rindukan adalah ketika Mas Erlangga menyuruhku mengangkat telepon di hapenya.
"Mia, tolong angkatin. Mau nanya PO dia." kata Mas Erlangga.

Aku menyapa orang di seberang sana.
"Hallo.. kami dari Bank Permata... Pak Erlangga nya ada?"

Atau kasus lain yang masih ada hubungannya dengan Bank Permata ketika Mas Ade mendapatkan telepon dari Bank Permata dan dia berpura-pura sok sibuk sedang meeting.

note: Bank Permata terlalu baik menawarkan program-programnya by phone sehingga terkadang orang yang mendapat telepon darinya agak sedikit terganggu. 

Bersama tim Marketing Area, aku juga belajar banyak hal. Belajar "ngeles" ala marketing, program-program marketing, dan sebagainya.

Yah, walaupun rotasi tempat duduk ini hanya memisahkan beberapa meter dari posisi sebelumnya dan masih sama-sama di lantai 2, aku rasa akan banyak perubahan nantinya. Dan ku harap itu perubahan yang lebih baik lagi.

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih telah mengunjungi Wamubutabi :)
Silahkan tinggalkan jejak ^^

Powered by Blogger.
Back to Top