Miris dan Kasihan

sepohon kayu daunnya rimbun
lebat bunganya serta buahnya 
walaupun hidup seribu tahun 
bila tak sembahyang apa gunanya

Pernah dengar lagu yang berjudul "Sepohon Kayu" yang dipopulerkan oleh Ust. Jeffry Al Buchori di atas? 

Coba deh baca sekali lagi baca kalimat yang aku cetak tebal "walaupun hidup seribu tahun, bila tak sembahyang apa gunanya". Betapa sia-sianya kehidupan kita jika tidak sembahyang. Kalimat ini berlaku untuk semua agama, namun pembahasan kali ini aku sempitkan untuk Agama Islam, dan sembahyang aku artikan sebagai sholat. 


Pernah nggak sih nemu orang yang agamanya Islam, tapi sholatnya jarang-jarang, bahkan tidak pernah? Jangan jauh-jauh, coba lihat disekeliling kita. Perhatikan apakah sholatnya lima waktu sehari atau cuma hari Jumat saja atau pas lebaran saja.

Beberapa kesempatan aku menemui orang-orang seperti itu. Dan ketika aku mengajak mereka, biasanya mereka hanya berkata, "Udah tadi."; "Lho kamu belum?"

Tapi lebih miris ketika mendengar, "Sholat juga bakal gini-gini aja. Nggak berubah."

Waduh. Bagaimana ini? Sudahkah tidak percaya pada Alloh SWT? Padahal segala sesuatunya bergantung pada-Nya, bahkan pohon yang menjatuhkan daunnya pun atas kehendak-Nya.

Selain merasa kasihan pada mereka, aku lebih kasihan pada keturunan mereka, putra-putri mereka. Bagaimana mungkin mereka menjadikan anak-anak mereka menjadi sholeh-sholehah jika orang tuannya saja tidak taat beragama, bahkan untuk sekedar sholat, yang hanya diawali dengan berwudhu saja, tanpa mengeluarkan biaya. 

Sungguh sedih rasanya. Akankah dosa mereka menjadi dosa kita jika kita tak mampu mengajak mereka ke jalan yang benar? Wallahualam. Mari kita saling mengingatkan untuk kebaikan :)

1 comment:

  1. aku suka banget sama lagu itu, kalo lagi dengerin sendirian gitu suka nangis, karena masih seriiiiiing banget sholat gak tepat waktu.

    Untuk kasus kayak gitu memang kewajiban kita mengingatkan sesama umat muslim. tapi kalo mereka yg bebal gak mau, kita doakan saja biar diberi hidayah. (semoga kalimatku bener)

    ReplyDelete

Terima kasih telah mengunjungi Wamubutabi :)
Silahkan tinggalkan jejak ^^

Powered by Blogger.
Back to Top