Tentang Saya

Hallo...
Selamat datang di Wabumutabi blog...
Walau Mulut Bungkam Tangan Bicara,
Penasaran dengan Si Empunya blog?
Yuk kenalan dimari ^^


Nama saya Zaitun Hakimiah NS.
Nama panggilan saya Mia.
Saya anak kedua dari tiga bersaudara.
Kedua orang tua saya guru Sekolah Dasar.
Bapak saya guru agama.
Ibu saya guru olahraga.
Kakak saya perempuan, sudah menikah.
Adik saya perempuan, 9 tahun lebih muda dari saya.

Begitulah aku jika aku memperkenalkan diri. Sejurus kemudian, banyak pertanyaan yang muncul dari sepotong paragraf perkenalkan tersebut.

Panggilan kamu Mia? Diambil dari mana? Oh, Hakimiah. *sambil manggut-manggut
Kepanjangan NS itu apa? | nggak ada | Lho, kok nggak ada? *penasaran
Apa bedanya kamu sama minyak zaitun? *nyengir
Bapak kamu guru agama, ibu kamu guru olahraga? Ga kebalik? *kaget

Demikianlah pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul dan biasanya aku hanya menjawab dengan sebuah senyuman.

Zaitun Hakimiah . NS
Nama ini tergolong unik. Apalagi jika melihat huruf NS yang bersembunyi dibalik nama tersebut. Dengan berawalan huruf "Z" maka aku tak pernah kaget, marah, atau kesal jika aku berada di urutan terbawah di lembar absensi. Justru aku senang karena apabila lembar absensi lebih dari satu, maka aku cukup mencari namaku di lembar terakhir.

Berbicara tentang NS. Jika ada orang yang bertanya 'Apa kepanjangan NS?', aku selalu menjawab 'Tidak ada.' Mengapa demikian? Karena di Akta Kelahiran ku, nama yang tercatat hanyalah Zaitun Hakimiah NS.

Mengapa kamu tidak bertanya pada orang tuamu? Sudah kok :)
Beginilah cerita Ibu..
Dulu Bapak ingin memberimu nama Zaitun Hakimiah N** S******. Akan tetapi, nama itu terlalu panjang. Jadilah Bapak menyingkatnya menjadi Zaitun Hakimiah NS. Awalnya, dokter yang membantu kelahiranku menolak nama itu, beliau berkata, "Pak, kalau di akta, nama nggak boleh disingkat lho." Dan bapakku hanya menjawab, "Nggak. Namanya memang itu kok, Zaitun Hakimiah NS"

Itulah sejarah singkat mengenai namaku yang unik. Sampai saat ini hanya beberapa orang yang tahu huruf-huruf yang menggantikan * di nama Zaitun Hakimiah N** S******. Selebihnya, aku membiarkan orang-orang menebak-nebak sendiri kepanjangan NS.

Seakan tak memiliki makna, seringkali NS diabaikan. Misalnya saat aku mengikuti seminar. Beberapa sertifikat hanya menulis Zaitun Hakimiah. Bahkan di lembar perjanjian kerja (surat kontrak), namaku hanya ditulis Zaitun Hakimiah. Entahlah, aku tak tahu apakah lembar itu sah atau tidak di mata hukum, yang jelas, aku sering sedih jika namaku tak ada NS. Rasanya ada yang kurang.

Apa arti nama Zaitun Hakimiah NS?
Aku tak bisa menjawabnya. Mungkin dulu Bapakku begitu suka QS. At Tiin.

1. Wattiini wazzaytuun
2. wathuuri siiniin
3. wahaadzaa albaladi alamiin
4. laqad khalaqnaa alinsaana fii ahsani taqwiim
5. Tsumma radadnaahu asfala saafiliin
6. illaa alladziina aamanuu wa'amiluu shshaalihaati falahum ajrun ghayru mamnuun
7. Famaa yukadzdzibuka ba'du biddiin
8. Alaysallaahu biahkami alhaakimiin

Mengapa Zaitun?
Al-Qur'an menjelaskan dalam QS. An Nuur: 35
35. Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus[1039], yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya)[1040], yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
[1039]. Yang dimaksud lubang yang tidak tembus (misykat) ialah suatu lobang di dinding rumah yang tidak tembus sampai kesebelahnya, biasanya digunakan untuk tempat lampu, atau barang-barang lain.
[1040]. Maksudnya: pohon zaitun itu tumbuh di puncak bukit ia dapat sinar matahari baik di waktu matahari terbit maupun di waktu matahari akan terbenam, sehingga pohonnya subur dan buahnya menghasilkan minyak yang baik.


Zaitun. Orang tuaku ingin aku menjadi orang yang bermanfaat, seperti buah zaitun yang memiliki banyak manfaat :)

Ingin mengenalku lebih lanjut??
Ikuti perjalananku di Wamubutabi ^^

Salam kenal
Mia

1 comment:

Terima kasih telah mengunjungi Wamubutabi :)
Silahkan tinggalkan jejak ^^

Powered by Blogger.
Back to Top