0

Getuk Ireng

Makanan apakah ini?
Itu adalah salah satu makanan yang disajikan saat pesta pernikahan kakakku, 23 Desember 2012 lalu. Jenis makanan yang membuat para tamu bertanya-tanya makanan apakah ini? Apakah layak untuk dimakan? Hitam, terbuat dari apakah makanan ini?
Mungkin demikian pula respon dari kalian yang belum pernah mencicipi 'getuk ireng'. Ya, nama makanan itu 'Getuk Ireng'. Kalian tak asing dengan 'getuk' bukan? Namun, akan berbeda jika getuk yang dimaksud adalah getuk ireng. Sesuai dengan namanya, "ireng" yang berarti hitam, makanan ini berwarna hitam. Wah, warna hitamnya berasal dari mana ya?
Getuk (bahasa Jawa: gethuk) merupakan makanan yang dibuat dengan bahan utama ketela pohon atau singkong. Makanan ini mudah ditemukan di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sementara itu, getuk ireng sangat mudah ditemukan di Jawa Tengah, khususnya di Purworejo (dan sekitarnya). Getuk ini biasanya dijual di pasar tradisional. Harganya pun murah terjangkau.
Getuk ireng berbahan dasar singkong yang telah dijadikan tepung. Yang membedakan getuk ini dengan getuk yang lain adalah warnanya yang hitam. Warna hitam pada getuk berasal dari merang yang sudah dibakar dan ditumbuk. Tenang, warna alami dari merang ini tak berbahaya, justru inilah yang menjadikan getuk ini memiliki ciri khas.
Cara membuat getuk ireng tergolong mudah. Namun, bagi kita yang tidak terbiasa olah-olah (masak), disarankan untuk membelinya saja. Di pasar, getuk ireng dikemas ke dalam bungkusan kecil. Potongan getuk ireng berukuran 2 x 2 cm ditambahi sedikit parutan kelapa dengan balutan plastik bening yang membungkusnya. Harganya (mungkin) Rp 500,-/potong. Rasanya? Manis dan lebih kenyal jika dibandingkan getuk yang lainnya. Oia, getuk ireng tak tahan lama. Mungkin hanya sehari semalam, setelahnya basi dan tak enak tuk dimakan. Jadi, setelah beli, langsung dihabiskan ya, tapi jangan lupa berbagi dengan kiri-kanan, orang yang (saat itu) berada di sebelah kita maksudnya.
Penasaran dengan getuk ireng? Mari berkunjung ke Purworejo ^^

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih telah mengunjungi Wamubutabi :)
Silahkan tinggalkan jejak ^^

Powered by Blogger.
Back to Top