0

Genre Anime

Banjir itu tak selamanya membawa kesedihan, keterpurukan, dan kegelisahan. Banjir 17 Januari lalu membawaku dan sebagian warga Sungai Bambu (mahasiswa Polman yang ngekos) mengungsi di Polman Astra. Raut sedih karena kosan kebanjiran hanya terlihat sekilas dan berubah menjadi gelak tawa saat berkumpul dan tidur bersama di kampus. Dalam kesempatan seperti itulah, banyak dari kami yang menggunakan kesempatan untuk mengerjakan berbagai hal, mulai dari curhat, mengerjakan tugas, nonton film, dan bertukar film. Di saat itu, percakapan ini terjadi:
Adik kelasku: "ada yang suka anime nggak? aku punya bagus nih!"
Temenku: "Mia tuh!"
Aku: "haa... apa?"
Temenku: "anime."
Aku : "mana?!?"
Aku yang masih termasuk newbie dalam hal per-anime-an pun segera melirik anime apakah itu? mau dong! Adik kelasku tadi menawariku dua buah anime; Special A dan Kaichou wa maid sama.

Dan setelah menyediakan flashdisk kosong, copy anime, dan nonton, ternyata hanya dalam waktu kurang dari 4 hari aku menyelesaikan kedua anime tersebut. Namun, saat aku berada dalam keasyikan menonton, ada temanku yang bertanya; lagi nonton apa?
Kaichou wa maid sama.
Genre-nya apa??
eeeetooooouuu...#sambil garuk-garuk kepala.
Aku baru saja menyadari bahwa dari sekian banyak anime yang aku tonton, ternyata aku tak tahu macam-macam genre anime. Dan akhirnya, aku pun googling hingga aku menemukan info berikut ini! Cekidot yaa...
Di dalam dunia anime, terdapat beberapa genre (aliran) yang ada pada suatu anime, bisa hanya ada satu genre atau bahkan lebih dari satu genre. Berikut genre-genre anime:

1.  Action
Sebuah karya yang biasanya menggambarkan perkelahian, kekerasan, kekacauan, dan gerakan-gerakan cepat.
Contoh : Naruto, Air Gear, Bleach

2.  Adult
Sebuah karya yang isinya hanya cocok untuk orang dewasa. Judul-judul yang masuk ke dalam kategori ini biasanya berisi banyak adegan kekerasan yang intens, dan atau gambar-gambar seksual serta ketelanjangan.
Contoh : Golden Boy, Peridot

3.  Adventure
Apabila seorang karakter melakukan sebuah perjalanan yang panjang untuk satu dan lain hal, itu adalah pertanda judul yang anda pilih adalah anime atau manga petualangan.
Contoh : One piece, Hunter x Hunter, Claymore

4.  Comedy
Karya dramatis yang ringan dan seringkali humoris, mengandung sebuah resolusi, pemecahan masalah, atau kesimpulan yang bahagia akan sebuah konflik.
Contoh : Bobobo, Chromarthie High School, Arakawa Under Bridge

5.  Doujinshi
Karya buatan fans berdasarkan suatu anime atau manga resmi tertentu

6.  Drama
Karya yang dimaksudkan untuk menarik keluar respons emosional dari pembaca, seperti rasa sedih atau ketegangan.
Contoh : Clannad, 5 cm per Second, Air

7.  Ecchi
Karya yang mungkin berada di garis batas antara Hentai dan Non-hentai, ecchi biasanya menyajikan fanservice untuk menarik kelompok fans tertentu.
Contoh : Kiss x kiss, Magister Negima, Elfen Lied
8.  Fantasy
Karya apapun yang memasukkan unsur sihir, dunia impian, dan dongeng atau legenda.
Contoh : Ragnarok Animation, Fairytail, .Hack

9.  Gender Bender
Wanita berpenampilan dan berpakaian seperti pria, begitu juga sebaliknya. Atau mungkin kasus lainnya adalah wanita berubah menjadi pria, dan sebaliknya.
Contoh : Pretty Face

10. Harem
Karya di mana satu karakter pria dikelilingi oleh banyak karakter wanita yang biasanya tertarik atau jatuh cinta padanya.
Contoh : Love Hina, Magister Negima

11. Hentai
Karya berbau seksual untuk orang dewasa dengan fokus pada gambar-gambar seksual dan adegan intim.

12.  Historical
Karya-karya yang berbau sejarah.
Contoh : Samurai X, Samurai 7, Basara

13.  Horror
Karya yang dipenuhi oleh emosi-emosi seperti rasa takut, kekhawatiran, dan kebencian; emosi yang ditimbulkan oleh sesuatu yang menakutkan atau mengejutkan.
Contoh : Nube

14.  Lolicon
Anime yang merepresentasikan ketertarikan seksual terhadap gadis di bawah umur.

15.  Martial Arts
Sesuai dengan namanya, karya apapun yang berhubungan dengan seni bela diri.
Contoh : Street Fighter

16.  Mature
Cukup umur; karya yang mungkin terlalu ekstrem untuk orang di bawah umur 17. Judul-judul yang masuk ke dalam kategori ini bisa berisi kekerasan intens, darah, konten seksual, dan bahasa-bahasa kasar.

17.  Mecha
Karya yang melibatkan dan berkonsentrasi pada segala jenis mesin robot yang besar.
Contoh : Gundam, Infinite Stratos, Eureka Seven, Evangelion

18.  Mystery
Biasanya peristiwa yang tidak bisa dijelaskan terjadi, dan karakter utamanya harus melakukan segala cara untuk mencari penyebabnya.
Contoh : Detective Conan, Kindaichi, Detective School Q

19.  Romance
Karya apapun yang berhubungan dengan cinta.
Contoh : Clannad, Bakuman,  Kyo no Go Ni

20.  School Life
Karya yang latar belakang ceritanya berfokus pada kehidupan sekolah.
Contoh : School rumble, Sket dance, Beelzebub

21.  Sci-fi
Karya fiksi ilmiah.
Contoh : Guren Lagan, D.Gray-man, Akira

22.  Shotacon
Merepresentasikan ketertarikan seksual terhadap laki-laki di bawah umur.

23.  Shoujo
Karya yang ditujukan untuk pembaca atau penonton wanita, biasanya melibatkan banyak romansa dan perkembangan karakter yang kuat.
Contoh : Sahilormoon, Tokyo Mew Mew, Candy Candy

24.  Shoujo Ai
Biasa juga disebut yuri atau karya yang berfokus pada hubungan cinta di antara wanita (lesbian), tapi tidak terlalu ekstrem dan tidak berfokus pada hubungan intim.

25.  Shounen
Karya yang ditujukan untuk remaja, biasanya melibatkan perkelahian dan kekerasan.
Contoh : Dragon Ball, Air Gear, Saint Seiya

26.  Shounen Ai
Biasa juga disebut Yaoi atau karya yang berfokus pada hubungan cinta di antara pria (homo), tapi tidak terlalu ekstrem dan tidak berfokus pada hubungan intim.

27.  Slice of Life
Genre yang merepresentasikan pergulatan kehidupan sehari-hari satu atau banyak karakter di dalam karya yang dimaksud. Biasanya karya-karya seperti ini memang terjadi di kehidupan nyata dan mirip dengan apa yang sering kita alami.
Contoh : K-on, Bakuman, A channel

28.  Sports
Karya-karya yang berhubungan dengan kegiatan olahraga.
Contoh : Captain Tsubasa, Eyeshield 21, Prince of Tennis

29.  Supernatural
Karya-karya yang berisi kekuatan-kekuatan dan kejadian luar biasa yang tidak dapat dijelaskan, serta melanggar hukum fisika.
Contoh : Yu Yu Hakusho, Ao no Exorcist, Fate/Stay Night

30.  Yaoi
Karya yang berfokus pada hubungan intim di antara pria.

31.  Yuri
Karya yang berfokus pada hubungan intim di antara wanita.


Waaahh... ternyata ada banyak ya,, nggak nyangka. Yap, mungkin setelah tahu macam-macam genre anime ini ada manfaat yang bisa diambil. Sebelum menonton anime, bisa dipilah-pilih lah dulu lah ya, anime mana yang pantas kita tonton. ^^
Selamat menonton :D

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih telah mengunjungi Wamubutabi :)
Silahkan tinggalkan jejak ^^

Powered by Blogger.
Back to Top