0

Tempat Duduk 2017

Dulu aku suka menuliskan denah tempat duduk di lingkungan kerjaku karena lingkungan itulah yang nantinya bisa mempengaruhi kepribadianmu, bagaimana cara berpikirmu, cara guyonanmu, dan sebagainya.


Terakhir aku menuliskannya di pertengahan tahun 2015. Di tahun 2016, meski ada perubahan (rotasi) dan tetap ada people in and out, aku tak mendokumentasikan. Mungkin karena posisiku yang tak berubah sehingga aku merasa tak terpengaruh oleh rotasi tempat duduk tersebut. Selain itu, aku sedang sibuk skripsi, jadi ya yasudahlah ya, mau berubah seperti apa, aku juga masih disitu.
0

Menjahit

Awalnya aku hanya menuruti keinginan ibuku sampai pada akhirnya aku menyukai kegiatan ini. Menjahit. Sebelumnya mana kepikiran aku untuk ikut kursus menjahit. Aku yang tak suka berkreasi diminta untuk melakukan sesuatu yang menuntut ketrampilan dan kreativitas, yang sebenarnya 'nggak-aku-banget'. 

Aku sudah disuruh sejak aku kembali ke rumah ini. Motivasinya apa, aku sendiri kurang tahu. Yang pasti bukan sesuatu yang sifatnya materi. Ku rasa lebih karena ibuku tak ingin melihatku bengong tanpa kerjaan. Ibuku beranggapan jika aku hanya diam tanpa melakukan sesuatu, aku bisa stress karena sudah terbiasa beraktivitas. Perubahan jam kerja dari 16.30 menjadi 13.30 tentunya membuatku memiliki lebih banyak waktu kosong. Dan daripada digunakan untuk tidur, alangkah baiknya diisi dengan sesuatu yang lebih produktif, mumpung masih muda, tenaganya masih banyak.
0

Terharu

Kok aku terharu ya baca pesan itu di grup WhatsApp :')

Sebagai anak baru, aku selalu berkecil hati, apakah aku bisa diterima disini. Mengingat aku yang tak mudah beradaptasi, cenderung diam, apalagi dengan raut muka yang dari-sana-nya selalu terlihat menyedihkan. Hiks.

Akan tetapi, membaca pesan diatas, rasanya aku tak perlu mengkhawatirkan banyak hal. Aku merasa diterima. Keberadaanku dianggap. Aku bagian dari mereka.
0

Cuci Motor

Ada pemandangan yang berbeda di sekitaran masjid hari ini. Beberapa orang tengah mencuci sepeda motor ditempat wudhu. Percakapan pun terjadi diantara kami.

"Kalau Mbak Mia, yang nyuciin siapa? Bapaknya pasti ya?" tanya salah satu temanku.
"Nyuci sendiri saya Pak." Jawabku.
"Nyuci baju."
"Motor kan? Saya nyuci sendiri."
"Rajin ya?!"
"Ya kalau lagi rajin. Kalau lagi enggak ya saya ke tempat cuci motor."

***
0

Aku Mengerti


"Aaahhh... Aku gila!" teriaknya sembari meninggalkan meja kerjanya.
Rupanya dia belum menyerah setelah kembali menginstall ulang printernya. Dia masih mencari cara dan berujung pada teriakan putus asanya.

Keesokan harinya, saat hari sudah siang, dia menyerahkan hasil cetakan label ke teman sebelahnya. "Nih, coba scan barcodenya. Harusnya muncul angka 19, kode resep."

'Wih, udah selesai nih.' batinku.
0

Merasa Bodoh


Pada akhirnya kedua printer yang bermasalah itu masih pada tempatnya, tidak bergeser sedikit pun, apalagi pindah ke mejaku. Tetapi, demi menebus rasa bersalahku, aku ikut mencari cara agar printer tersebut bisa mencetak seperti yang kami dia harapkan.

Mengubah pengaturan printer rasa-rasanya bukan cara yang tepat, karena bagaimanapun pengaturan printernya, hasilnya akan tetap sama (Fonts tidak berubah sama sekali).

Aku pun melihat script kodingan untuk mencetak. Rupanya dia menggunakan metode berikut.

[Review] Isshukan Furenzu - One Week Friends

Cover
Siswa SMA Yuki Hase (Kento Yamazaki) ingin menjadi dekat dengan teman sekelas Kaori Fujimiya (Haruna Kawaguchi) yang selalu sendirian. Kaori Fujimiya menolak untuk dekat dengan Yuki Hase, karena dia melupakan teman-temannya setiap hari Senin. Meski Kaori bilang pada Yuki kenapa dia tidak mau jadi temannya, Yuki tetap ingin mendekatinya.
Sumber : Asianwiki.com
0

Merasa Bersalah

Akhir-akhir ini aku bingung mau mengerjakan apa. Secara fungsi, aplikasi yang ku buat sudah selesai. Trial untuk beberapa data juga sudah ku lakukan. Kesalahan dan kerancuan data rasanya sudah tidak ada. Seharusnya langkah selanjutnya adalah menunjukkan ke user apakah ada yang perlu ditambahkan/direvisi/diperbaiki. Namun, itu belum ada di agenda kami. Kami akan menunjukkannya secara serentak ketika keseluruhan sistem siap digunakan. Perkara nanti tidak sesuai dengan kehendak user, ya nanti kami cari solusinya. Tentunya ada pertimbangan khusus kenapa kami mengambil langkah ini.

Ada satu yang membuat kami belum bisa mengatakan aplikasi ini telah selesai, PRINT. Ini menjadi masalah ketika kami tidak bisa mencetak sesuai dengan yang kami inginkan.

***

Dalam seminggu terakhir (atau mungkin sudah dua minggu), salah satu temanku tengah berusaha sekuat tenaga mencari cara bagaimana aplikasi berbasis web ini bisa menjalankan perintah PRINT. Aku? Aku cukup menunggu dia berhasil menemukan caranya, nanti aku tinggal lihat kodingannya, ubah query-nya, selesai. Yeay.
0

[Review] Kiseki Ano Hi no Sobito - Kiseki: Sobito of That Day

cover
Kyaa~ setelah 6 bulan menanti, akhirnya bisa nonton film ini. Terima kasih untuk ten79ryuu.blogspot.co.id yang sudah membuatkan subtitle dan menguploadnya sehingga kita bisa menikmati jalan cerita film ini :D

Film Kiseki Ano Hi no Sobito ini, berdasarkan kisah nyata 4 anggota grup pop Jepang "GreeeeN." Jin (Tori Matsuzaka) adalah produser "GreeeeN" dan adiknya Hide adalah anggota utama grup tersebut. Lagu mereka "Kiseki" dirilis sebagai tanggal 7 Single, menjadi hit besar. Hide dan 3 anggota lainnya memiliki pekerjaan lain termasuk bekerja sebagai dokter gigi. 
Sumber : Asianwiki 
2

Dinginnya Purworejo

Sudah baca postingan sebelumnya? Yang mana setelah empat bulan disini aku tak lagi baper akut. Aku sudah mulai terbiasa dengan keadaan disini, hingga lupa rasanya libur hari Sabtu.


Akan tetapi, ada satu hal yang aku belum bisa beradaptasi karenanya; udara dingin. Padahal ya tidak di dataran tinggi, malahan rumahku dekat pantai. Tapi dinginnya luar biasa. Bahkan setelah wudhu saja, aku bisa menggigil kedinginan. Apalagi pas bangun subuh-subuh, duh, rasanya tak ingin beranjak dari balutan selimut yang hangat.

Usut punya usut, Purworejo sedang kecipratan angin dari Benua Australia. Kok bisa? Berikut informasi yang ku peroleh dari IG : Info Purworejo
0

Bulan Keempat

Empat bulan sudah aku berada disini. Aku sudah terbiasa dengan keadaanku saat ini. Dan yang lebih penting lagi, aku tak lagi baper dengan hal-hal yang mengingatkanku pada masa-masa sebelum empat bulan yang lalu.

Baca :  Tiga Bulan

Bukan berarti aku melupakan mereka semua lho ya. Aku masih kangen Mbak Pudji dan ingin memeluknya, kangen Mas Eka dengan bercandaannya yang anti mainstream dan keles banget, kangen Mas Ade dan Mbak Wari yang suka godain Mas Eka, kangen Mas Luthfi dengan ke-baper-annya yang tinggi 'Mbak-kok-aku-nggak-diajakin-Mbak', kangen mie rebus buatan Pak Yatno, kangen Kenshin, kangen teh hangat buatan budhe, kangen hang out bareng si Zuu (dan Acit), kangen makan bareng Baperjo.

Eeh... masih banyak kangennya ya ternyata. Ya iyalah, mereka kan tak terlupakan.
Powered by Blogger.
Back to Top