0

[Review] Ihou Keisatsu - Dias Police

Pernah nggak sih nonton film / drama hanya karena aktor atau aktris yang kita idolakan berperan di film tersebut? Dan ujung-ujungnya nyesel karena ceritanya tidak sesuai yang kita harapkan.

Aku pernah. Adalah Shota Matsuda yang membuatku menonton aktingnya di dorama yang berjudul Dias Police. Sebenarnya dari genrenya, sudah ketahuan dorama ini bakal seperti apa. Action, Drama, Life, Manga, Thriller. Sudah terbayang bukan? Pasti tidak ada adegan romantis yang dapat dilihat. Tapi aku tetap menonton episode per episode demi melihat Shota Matsuda.
cover
Berikut sinopsis dorama yang diambil dari Filmku.net:


Sekitar 150.000 pendatang ilegal tinggal di Tokyo. Mereka tidak diakui sebagai pengungsi dan hidup dalam kondisi miskin. Untuk melindungi dirinya, para pendatang ilegal ini membuat sebuah organisasi rahasia. Organisasi memiliki sebuah bank dimana Financial Services Agency Jepang tidak terlibat dengan sebuah rumah sakit yang tidak diizinkan oleh Departemen Kesehatan, Perburuhan, dan Kesejahteraan. Kepolisian ilegal ini disebut "Polisi Dias." Satu-satunya perwira polisi dalam organisasi tersebut adalah Saki Kubozuka (Shota Matsuda). Usia dan kebangsaannya tidak diketahui. Saki Kubozuka tidak berbicara banyak, tapi dia memiliki rasa keadilan yang kuat. Dia mengurus orang yang lemah dan mencoba untuk menjaga ketertiban umum.
Saki Kubozuka
Meski pendatang ilegal, mereka bukan orang yang suka melakukan kejahatan. Justru mereka menjadi korban. Mereka diincar untuk diambil ginjalnya. Ada juga yang menjadi korban perampokan. Mereka dibunuh oleh para penjahat Jepang, toh kalaupun para pendatang ilegal tersebut mati, tidak ada yang peduli bukan? Keberadaan mereka di Jepang saja tidak diakui, gimana menuntut keadilan? Beruntungnya ada organisasi yang melindungi mereka.

Dari segi cerita, aku tidak terlalu suka karena terlalu banyak adegan pembunuhan dan penyiksaan. Tapi, dorama ini cukup membuatku penasaran. Apakah benar, di Jepang sana ada organisasi yang melindungi para pendatang ilegal? Dan mungkinkah di Indonesia sendiri ada organisasi semacam itu?

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih telah mengunjungi Wamubutabi :)
Silahkan tinggalkan jejak ^^

Powered by Blogger.
Back to Top