2

Suka Bahasa Jepang

Apa pelajaran favoritmu saat SMA?

Dulu waktu aku SMA, ada 2 mata pelajaran yang ku sukai. Satu, matematika. Dua, bahasa Jepang. Kenapa matematika? Karena tidak perlu menghapal saat akan ada ulangan. Cukup banyak latihan, maka kita akan siap kapanmu saat ada kuis atau ulangan dadakan. Dan kenapa bahasa Jepang? Karena bahasa Jepang adalah bahasa asing yang 'mudah' dipelajari. Sebelumnya aku mendapatkan mata pelajaran bahasa Perancis. Namun, bahasa Perancis tersebut tak terlalu menarik perhatianku karena pengucapan bahasa Perancis yang susah bagi lidahku. Dan aku sungguh senang karena di kelas XI dan XII aku diajarkan bahasa Jepang. 

Dari rasa suka tersebut, aku berhasil mendapatkan nilai yang bagus di dua mata pelajaran di atas, khususnya bahasa Jepang. Aku pun memutuskan menempatkan 'Sastra Jepang' sebagai opsi kedua dari jurusan yang nantinya akan ku ambil saat kuliah. Harapannya, aku bisa menjadi guru bahasa Jepang, seperti Wid-sensei, guru bahasa Jepang-ku saat SMA. Saat itu belum ada jurusan Pendidikan Bahasa Jepang, entahlah kalau sekarang. FYI, opsi pertamaku, aku ingin masuk Teknik Kimia.

Takdir berkata lain. Rupanya aku diterima sebagai mahasiswa PMDK (beasiswa) di Politeknik Manufaktur Astra dengan mengambil program studi Manajemen Informatika (MI). Sungguh jauh dari apa yang aku inginkan sebelumnya. Namun, bukan berarti aku tak sungguh-sungguh kuliah.
Menjadi mahasiswa MI Polman Astra, ada beberapa fakta:
1. Dalam satu kelas, jumlah cewek lebih banyak atau sama dengan jumlah cowok
2. Saat kelas kosong, para cewek menggosip dan para cowok main game online
3. Tontonan yang digemari : cewek = drama korea, cowok = anime

Aku tak suka menonton, baik drama korea maupun anime. Tapi saat (hampir) semua orang menonton, aku pun merasa kesepian. Akhirnya aku pun ikut kebiasaan menonton ini. Tapi yang ku pilih bukan drakor, aku tertarik untuk menonton anime. Adalah Guruh aka Doyok yang mengenalkanku pada dunia anime. Aku ingat pertama kali anime yang ku tonton adalah Angel Beats dengan subtitle bahasa Inggris. Meski aku tak sepenuhnya mengerti jalan ceritanya, aku tertarik untuk menonton anime yang lain. Rasanya seperti me-refresh apa yang dulu pernah ku pelajari saat di SMA. "Ohayou", "Onegaishimasu". 
anime pertama yang ku tonton
Selain mulai menyukai anime, aku pun mulai menyukai soundtrack dari anime-anime yang ku tonton. Playlistku mulai berubah. Dari yang biasanya "Owl City" berubah menjadi "OST. K-ON!"

Kemampuan berbahasa Jepangku pun meningkat sedikit demi sedikit. Setidaknya apa yang aku pelajari dulu tidak hilang.

Setelah lulus kuliah, aku jarang lagi menonton anime karena aku kehilangan 'recommedator' dan tempat untuk meng-copy anime-anime tersebut. Tapi kemudian, aku mulai menyukai drama/film Jepang. Ternyata sama menariknya dengan menonton anime. 

Aku yang dulu tak suka drama, kini mulai menyukainya. Tapi, jika disuruh menonton drama Korea, mungkin aku menolaknya. Aku lebih suka menonton drama Jepang. Mungkin karena tema ceritanya yang lebih beragam, durasi yang lebih singkat, tapi yang jelas, karena aku menyukai bahasa Jepang. Itu alasan utamanya. Oleh karena itu, aku kurang suka jika menonton drama/film Jepang yang di-dubbing ke bahasa lain. 

Kebiasaanku mendengarkan lagu-lagu berbahasa Jepang pun masih ku lakukan. Bahkan kini aku mengetahui beberapa band/penyanyi dari negeri Sakura tersebut. 

Mungkin terdengar autis ketika kebanyakan masyarakat Indonesia menyukai drama-drama Korea, artis dan penyanyi K-POP, dan aku justru asyik dengan tontonan dan lagu berbahasa Jepang. 

Menjadi BEDA itu bukan masalah, bukan?
Toh masing-masing orang punya cita rasa yang berbeda. Tak perlu memaksakan apa yang menurut kita bagus karena bagus-nya kita belum tentu bagus bagi orang lain ^^

2 comments:

  1. Wah asik di SMA ada bahasa Jepang, saya belajar bahasa Jepang cuma otodidak, kebanyakan dari anime sih bisa dikit-dikit bahasa Jepang :D

    diblog saya ada tuh mba rekomendasi anime, siapa tahu ada yang belum mba tonton :)

    ReplyDelete
  2. sangat suka sekali yah mbak dengan bahasa Jepang

    ReplyDelete

Terima kasih telah mengunjungi Wamubutabi :)
Silahkan tinggalkan jejak ^^

Powered by Blogger.
Back to Top