Tak Suka

Saat kita jadi pelajar di sekolahan atau mahasiswa di kampus, tentu kita menemukan hal-hal yang tak disukai. Entah itu tipe guru/dosennya, mata pelajarannya, lingkungan kelas, atau apapun itu. Wajar ga sih? 

Wajar atau tidak, berikut hal-hal yang tak aku sukai saat aku jadi pelajar/mahasiswa:

1. Tipe dosen yang memberi nilai atas dasar panjang-pendeknya jawaban
Bukan karena aku tak pandai merangkai kata hingga menghasilkan jawaban yang berlembar-lembar. Tapi menurutku, selama jawaban kita sudah menjawab pertanyaan, buat apa dipanjang-panjangkan?
Jawaban murid sebanyak 5 halaman, mendapat nilai 90.
Jawaban murid sebanyak 3 halaman, mendapat nilai 70.
Jawaban murid sebanyak 1 halaman, mendapat nilai 60.

Padahal inti dari jawaban mereka sama. Namun, karena panjang jawaban mempengaruhi, maka jawaban paling panjang akan mendapatkan nilai yang bagus.

I really don't like this!!!
Mungkin itu sebabnya aku lebih menyukai pelajaran matematika atau sesuatu yang bernilai eksak. Mau panjang/pendek cara mengerjakannya, yang terpenting hasil akhir menunjukkan jawaban yang benar. Tapi bukan berarti langsung menjawab hasil akhir itu dapat nilai bagus lho! Harus ada proses/cara mengerjakan, namun bukan dilihat dari panjang/pendeknya jawaban

2. Tipe soal ujian yang melenceng dari materi yang diberikan
Misalnya kita disuruh mempelajari buku "Cara Menulis Cerita Naratif". Ternyata, waktu ujian, soalnya yang keluar tidak ada hubungannya dengan buku yang direkomendasikan. Kesal bukan?

Yah, itu dua hal yang tak ku sukai tentang dunia persekolahan/perkuliahan. Kalau kamu?

1 comment:

  1. hahaha ,,,, jadi ingt dosen yg klo nilai cuma dijegkal pke tangan ,,,

    ReplyDelete

Terima kasih telah mengunjungi Wamubutabi :)
Silahkan tinggalkan jejak ^^

Powered by Blogger.
Back to Top