3

Sakit

Melihatku yang kuyu dan sayu, dia berjalan mendekatiku. Saat muka kami saling bertatapan, dia menempelkan telapak tangannya ke jidatku. Terasa hangat.

"Kamu sakit?" Seketika rona wajahnya berubah. "Aku sedih kalau melihatmu sakit seperti ini."

Aku hanya diam. Entah rasa gagal atau sukses yang ku rasakan saat ia mengetahui kalau aku sedang sakit. Aku yang hanya diam tak banyak mengeluh saat sakit mendera, kini mulai manja setelah ia menyadari aku sedang tak enak badan.

Dia menyediakan apa yang aku inginkan. "Mau mandi pakai air hangat? Ingin makan apa? Minum obat ini" Tak banyak keluhan yang keluar dari mulutnya. Hanya terkadang rintihan yang selalu terdengar. "Kamu cepat sembuh ya? Aku sedih kalau kamu sakit."

Owh ibu, kau benar-benar tulus merawatku. Dan disaat seperti ini aku merindukanmu. Menginginkan hangat kasih sayangmu. Miss you Mom :*

3 comments:

  1. hehe makasih kaka :)
    udah mendingan nih :D

    ReplyDelete
  2. kirain nulis cerpen.., ternyata emang lagi sakit, hehe. Cepet sembuh mak...:). intronya suka...

    ReplyDelete

Terima kasih telah mengunjungi Wamubutabi :)
Silahkan tinggalkan jejak ^^

Powered by Blogger.
Back to Top