0

Tidak Sama

أَمْ نَجْعَلُ الَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ الصَّـلِحَـتِ كَالْمُفْسِدِينَ فِى الاٌّرْضِ أَمْ نَجْعَلُ الْمُتَّقِينَ كَالْفُجَّارِ
28. Patutkah Kami menganggap orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh sama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi? Patutkah (pula) Kami menganggap orang- orang yang bertakwa sama dengan orang-orang yang berbuat ma'siat?
QS. Shaad (38) : 28
***
"Ibu, aku lelah selamanya bekerja seperti ini, seharian kita berkeliling menjajakan makanan. Bertetes-tetes peluh kita, lelah badan kita, namun takkan pernah menjadikan kita kaya. Ibu juga terlalu baik pada anak-anak jalanan itu. Mengapa ibu selalu memberikan makanan gratis pada anak-anak itu. Sementara hidup kita juga sama susahnya dengan mereka." keluh seorang bocah pada ibunya.

"Nak, bukankah sebaiknya kita membantu orang yang membutuhkan. Bukankah tolong menolong dalam kebaikan diajarkan di agama kita, agama Islam?"

"Tapi Bu, seharusnya kita juga butuh bantuan dari mereka yang derajatnya di atas kita."

"Sudahlah Nak, setidaknya kita masih bisa makan. Bersyukur Nak, jangan mengeluh terus."

"Bu, bolehkah aku bertanya satu hal?"

"Apa itu Nak?"

"Apa Ibu tidak kesal, seharian kita lelah bekerja, uang yang kita peroleh hanya cukup untuk kita makan. Sementara, para 'perampok' itu, dengan mudahnya mendapat uang banyak tanpa banyak keringat yang mereka keluarkan."

"Nak, Alloh Maha Mengetahui. Alloh Maha Melihat. Alloh tak pernah tidur. Alloh selalu mengawasi kita. Dia tak kan pernah menyamakan orang yang berbuat baik dengan yang berbuat maksiat. Itulah mengapa ada surga dan neraka. Ingat janji Alloh, orang yang bertakwa, mematuhi perintah Alloh akan masuk surga. Sementara itu, orang yang berbuat kerusakan, melakukan apa yang dilarang Alloh akan masuk neraka. Kau paham Nak?"

"Iya. Bu."

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih telah mengunjungi Wamubutabi :)
Silahkan tinggalkan jejak ^^

Powered by Blogger.
Back to Top