2

[UnTu] Hari Terakhir Magang

Hari ini hari terakhir UnTu (Unni dan Tunni) magang di Polman Astra. Setelah 6 bulan lamanya mereka mengabdikan diri, mengerjakan tugas-tugas dari pembimbing industri, banting-tulang dan debat panas saat mengerjakan Tugas Akhir, mereka kini bebas. Bebas dalam artian tidak lagi dalam ikatan mahasiswa magang. 

Banyak hal yang akan mereka rindukan. Kupon makan yang tiap bulan berganti warna, Wifi gratis yang kuat dan kencang, tetangga meja kerja (PaDay), sahabat yang setia memakai gelang cantiknya, nyanyian "Heeeepiiii Beeessssdeeeeyyyy" dari Pak Hud saat ada yang berulang tahun, Mas Hup (sang pembimbing industri) yang super, Ruang Rapat yang berjumlah empat, dan semua orang yang seruangan dengan UnTu.

Akan tetapi, satu hal yang mereka amat-sangat rindukan. Apalagi kalau bukan lambaian tangan saat pulang kerja, ditambah senyumnya yang menawan, menambah lambaian itu terasa begitu indah dan menyenangkan.

Dan karena hari ini hari terakhir magang, maka menjelang waktu pulang kerja, UnTu tengah siap-siap menerima lambaian tangan yang terakhir.

"Tun, siap-siap. Dua menit lagi." kata Unni mengingatkan bahwa si pemilik lambaian tangan akan segera pulang kerja.
"OK."

Tepat pukul 16.00 WIB, si pemilik lambaian tangan sudah bersiap diri, beranjak dari meja kerja, meninggalkan ruangan. Unni tengah sibuk sendiri melihat status facebook dan menatap tajam blognya, sementara Tunni tengah bersiap menerima lambaian terakhir.

"Unn.." panggil Tunni.
"Haa.." kata Unni yang baru sadar dirinya dipanggil.
"Yah, nggak me-lambai." kata Tunni sedih. Unni pun menatap kepergian si pemilik lambaian tangan keluar dari ruang kerja meninggalkan mejanya.

Sepersekian detik, tiba-tiba dia kembali dan melambaikan tangannya. Entah mendengar ucapan Tunni, atau entah sudah menjadi kebiasaanya, ia kembali menampakkan muka kepada UnTu (dalam jarak beberapa meter) hanya untuk melambaikan tangan tanda pamitan seperti biasa. Dia, si pemilik lambaian tangan.
***
Terima kasih Mas. Kau salah satu yang membuat kami betah magang disini, di kampus sendiri, batin UnTu. Walau nanti-nanti pasti akan bertemu lagi dengan si pemilik lambaian tangan, namun entah kapan lagi ia akan melambaikan tangannya pada UnTu.
Kami akan merindukanmu, Mas ^^
***
Nantikan kisah UnTu selanjutnya^^

2 comments:

  1. di setiap tempat kita berada,pasti terdapat kenangan dengan seseorang ya dek.,
    sukses untuk TAnya yaa :)

    ReplyDelete
  2. iya mbak, benar sekali..

    makasih doanya :')

    ReplyDelete

Terima kasih telah mengunjungi Wamubutabi :)
Silahkan tinggalkan jejak ^^

Powered by Blogger.
Back to Top