0

Hujan

Ame ame fure fure kaasan ga
Janome de omukae ureshiina
pichi pichi chapu chapu ran ran ran

Apaan hayoo artinya?! Hehe... Tiga baris di atas semacam syair yang dinyanyikan saat hujan tiba. Artinya kurang lebih seperti ini: "musim hujan, ibu datang menjemput dengan membawa payung, hati pun menjadi senang. :D"

Kalau di Indonesia, sering kali lagu berikut ini yang dinyanyikan;

Tik tik tik bunyi hujan di atas genting
Airnya turun tidak terkira
Cobalah tengok dahan dan ranting
Pohon dan kebun basah semua

Wah.. wah.. sepertinya menyenangkan ya, ketika hujan turun. Eits, tapi jangan cuma nyanyi, tapi sebagai umat Islam sebaiknya kita berdoa saat hujan turun:
اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا
(Alloohumma shoyyiban naafi'an)
Artinya :
Ya Allah, (jadikan hujan ini) hujan yang membawa manfaat.Apa saja sih manfaat hujan?
1. Sebab adanya rezeki
“Dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menumbuhkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untuk kalian.” (QS. Al-Baqarah: 22)
2. Hidupnya bumi
“Dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya.” (QS. Al-Baqarah: 164)
3. Sebagai penyuci dalam Thaharah
“Dan Dia menurunkan kepada kalian hujan dari langit untuk mensucikan kalian dengan hujan itu.” (QS. Al-Anfal: 11)
4. Untuk dikonsumsi oleh makhluk hidup di bumi
“Dialah Yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kalian, sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya (menyuburkan) tumbuh-tumbuhan, yang pada (tempat tumbuhnya) kalian mengembalakan ternak kalian.” (QS. An-Nahl: 10)
Ternyata, selain menyenangkan, hujan juga membawa manfaat ya?! Tapi, ada yang tahu nggak, bagaimana proses terjadinya hujan?
“Allah, dialah yang mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang di kehendakinya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal: lalu kamu lihat  hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hambanya yang di kehendakinya, tiba-tiba mereka menjadi gembira.” (QS. Ar-Rum, (40):48)
Wauw, luar biasa ya? Mmm... apakah hujan juga membawa bencana ya?
“Dan yang menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan) lalu kami hidupkan dengan air itu negeri yang mati, seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari dalam kubur).” (QS. Az-Zukhruf, (43):11)
Wah, ternyata kadar air hujan yang diturunkan ke bumi sudah ada yang mengaturnya. Jadi, tak perlu khawatir ketika hujan turun. Tapi, jangan salah, ternyata hujan juga bisa mendatangkan bencana dan siksaan.
“Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan di antara mereka ada yang Kami tenggelamkan.” (QS. Al-Ankabut: 40)
“Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar.” (QS. Saba`: 16)
Nah, itulah sebabnya mengapa kita dianjurkan berdoa ketika hujan turun, tak lain agar hujan yang turun itu membawa manfaat, bukan bencana, seperti banjir. Dan ingat, jaga terus lingkungan kita ya, buang sampah pada tempatnya karena banjir bukan hanya kehendak yang Maha Kuasa, namun juga akibat dari kelalaian dari manusia yang membuang sampah sembarangan hingga selokan/got mampet dan air tidak bisa mengalir, apalagi saat musim penghujan tiba. Akibatnya banjir menenggelamkan rumah kita. Tak mau kan hujan yang seharusnya membawa manfaat justru membawa bencana?

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih telah mengunjungi Wamubutabi :)
Silahkan tinggalkan jejak ^^

Powered by Blogger.
Back to Top